Di Tengah Kemarau Panjang, Krandegan Tetap Menanam untuk Ketiga Kalinya: Ketika Sinar Matahari Diubah Menjadi Air Irigasi

Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Statistik Pengunjung
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo

Kategori
PURWOREJO — Di tengah kemarau panjang, hamparan sawah di Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, masih menghijau. Petani di desa ini tetap melakukan musim tanam ketiga (MT III) ketika ketersediaan air menjadi persoalan di banyak wilayah pertanian.
Kemampuan tersebut tidak datang begitu saja. Ada perjalanan panjang yang dimulai dari persoalan klasik petani: bagaimana mendapatkan air ketika hujan tidak lagi turun?
Jawabannya kini hadir dalam bentuk tujuh pompa air tenaga surya yang telah dikembangkan dan digunakan Desa Krandegan sejak 2022.
Sinar matahari yang selama ini identik dengan panas dan kekeringan justru diubah menjadi energi untuk memompa air ke sawah.
Dulu, Panen Sekali Setahun Sudah Biasa
Sebelum memiliki sistem pengairan yang lebih memadai, kondisi pertanian Krandegan jauh berbeda.
Selama bertahun-tahun, lahan pertanian di desa tersebut umumnya hanya mampu ditanami dan dipanen sekali dalam setahun.
Untuk mendapatkan kesempatan panen kedua, petani harus berjuang memompa air dari sumur atau sungai.
Masalahnya, proses tersebut membutuhkan energi dan biaya.
Pompa harus terus bekerja untuk mengangkat air menuju lahan pertanian. Semakin lama pompa beroperasi, semakin besar pula kebutuhan bahan bakarnya.
Karena itu, dua kali panen dalam setahun sudah menjadi capaian maksimal yang harus diperjuangkan dengan biaya tinggi. Musim tanam ketiga hampir tidak menjadi pilihan.
Sehari Semalam, Rp500 Ribu untuk BBM
Selama puluhan tahun, pemerintah Desa Krandegan dan masyarakat mengandalkan pompa berbahan bakar fosil untuk mendukung pengairan sawah.
Ketika pompa beroperasi sehari semalam, pemerintah desa rata-rata harus mengeluarkan sekitar Rp500 ribu per hari untuk BBM.
Jika dihitung selama 30 hari, biaya tersebut mencapai sekitar Rp15 juta per bulan. Angka tersebut belum termasuk biaya perawatan mesin.
Persoalan pengairan akhirnya bukan hanya soal apakah sumber air tersedia, tetapi juga berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk mengangkat air dari sumur atau sungai hingga sampai ke sawah.
Titik Balik pada 2022
Perubahan mulai terjadi pada 2022. Desa Krandegan mulai memanfaatkan pompa air tenaga surya. Panel surya menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik untuk mengoperasikan pompa.
Air kemudian dialirkan dari sungai menuju lahan pertanian. Perubahan ini secara perlahan menggeser pola lama yang bergantung pada bahan bakar fosil.
Dulu, untuk mendapatkan air harus membeli BBM. Kini, sinar matahari dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa.
Tujuh Pompa, dari 1 PK hingga 12 PK
Transformasi tersebut kini telah berkembang. Desa Krandegan memiliki tujuh pompa air tenaga surya untuk mendukung sistem pengairan pertanian.
Kapasitasnya beragam, mulai dari 1 PK, 3 PK hingga 12 PK, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokasi pengairan.
Keberadaan tujuh pompa tersebut menunjukkan bahwa energi surya bukan lagi sekadar proyek percontohan. Teknologi itu telah menjadi bagian dari infrastruktur pengairan pertanian desa.
Dengan dukungan sistem tersebut, lahan pertanian sekitar 70 hektare dapat memperoleh pasokan air untuk mempertahankan kegiatan budidaya, termasuk pada musim kemarau.
Lebih Ramah Lingkungan, Lebih Hemat, Tak Perlu ke SPBU
Peralihan ke tenaga surya memberikan beberapa keuntungan.
Pertama, lebih ramah lingkungan karena mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Kedua, lebih hemat biaya operasional energi. Jika sebelumnya pemerintah desa harus mengeluarkan rata-rata Rp500 ribu sehari untuk BBM, penggunaan tenaga surya mengurangi kebutuhan pembelian bahan bakar untuk pengoperasian pompa.
Ketiga, desa tidak lagi harus bergantung pada SPBU untuk memenuhi kebutuhan energi harian pompa.
Saat menggunakan pompa BBM, setiap kali pompa beroperasi pemerintah desa harus memastikan bahan bakar tersedia.
Dengan tenaga surya, sumber energi utama berasal dari matahari.
Tentu saja, sistem tenaga surya tetap membutuhkan investasi awal serta biaya pemeliharaan dan perawatan. Namun, karakter biaya energinya berbeda dengan pompa BBM yang membutuhkan pembelian bahan bakar secara terus-menerus.
Setahun Panen Tiga Kali
Perubahan paling nyata terlihat pada pola tanam.
Jika dahulu lahan pertanian Krandegan umumnya hanya mampu panen sekali dalam setahun, kemudian maksimal dua kali dengan perjuangan dan biaya tinggi, kini petani dapat memasuki musim tanam ketiga.
Yang membuatnya semakin menarik, MT III berlangsung di tengah kemarau panjang.
Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa ketika hujan tidak mencukupi, desa masih memiliki alternatif untuk menyediakan air bagi tanaman.
Kemarau tetap datang. Namun kemarau tidak lagi otomatis berarti sawah harus berhenti ditanami.
420 Ton Gabah Tambahan
Dampaknya bukan hanya pada keberlangsungan pertanian, tetapi juga pada nilai ekonomi yang berpotensi tercipta.
Dengan luas lahan sekitar 70 hektare dan asumsi produktivitas rata-rata 6 ton gabah per hektare, MT III berpotensi menghasilkan:
70 hektare × 6 ton = 420 ton gabah.
Dengan demikian, satu musim tanam tambahan berpotensi menghasilkan sekitar 420 ton gabah.
Sebagai ilustrasi, jika harga gabah Rp6.500 per kilogram, maka nilai produksi brutonya mencapai:
420 ton × 1.000 kg × Rp6.500 = Rp2,73 miliar.
Angka Rp2,73 miliar tersebut merupakan nilai produksi bruto, bukan keuntungan bersih. Biaya benih, pupuk, tenaga kerja, pengolahan lahan, panen, dan biaya produksi lainnya tetap harus diperhitungkan.
Namun, angka tersebut menggambarkan besarnya nilai ekonomi yang muncul karena lahan memperoleh kesempatan tambahan untuk berproduksi.
Dengan kata lain, manfaat pompa tenaga surya bukan hanya penghematan BBM. Manfaat yang lebih besar adalah kemampuan menjaga lahan tetap produktif dan menciptakan tambahan produksi pangan.
Ketika Ketahanan Energi Bertemu Ketahanan Pangan
Kisah Krandegan memperlihatkan hubungan erat antara energi, air, dan pangan.
Energi dibutuhkan untuk mengangkat air. Air dibutuhkan untuk menjaga tanaman tetap tumbuh. Ketika biaya energi dapat ditekan dan sumber energi lebih tersedia, kesempatan untuk mempertahankan musim tanam menjadi lebih besar.
Di Krandegan, sinar matahari digunakan untuk menghasilkan energi. Energi digunakan untuk menggerakkan pompa. Pompa mengalirkan air ke sawah.
Air memungkinkan petani melakukan MT III. Dan MT III berpotensi menghasilkan 420 ton gabah tambahan dari 70 hektare lahan.
Sebuah rantai sederhana yang mempertemukan energi terbarukan, pertanian, dan ekonomi desa.
Bukan Sekadar Pompa Air
Perjalanan Krandegan sejak 2022 menunjukkan bahwa pompa tenaga surya bukan sekadar perangkat untuk memindahkan air.
Teknologi tersebut telah menjadi bagian dari strategi desa dalam menghadapi keterbatasan air, mengurangi ketergantungan terhadap BBM, menekan biaya operasional, dan mempertahankan produktivitas lahan.
Dulu, desa hanya mampu mengandalkan satu musim panen, atau maksimal dua musim dengan perjuangan memompa air dan biaya tinggi.
Kini, dengan tujuh pompa tenaga surya berkapasitas 1 PK hingga 12 PK, lahan sekitar 70 hektare dapat memasuki musim tanam ketiga.
Dari BBM ke matahari. Dari satu musim tanam menuju tiga musim. Dari biaya energi menuju efisiensi. Dari air menuju tambahan 420 ton gabah.
Pada akhirnya, matahari bukan lagi sekadar sumber panas di musim kemarau.
Di Krandegan, sinar matahari diubah menjadi energi, energi menjadi air irigasi, air menjadi tanaman, dan tanaman menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat.
Di tengah kemarau panjang, Krandegan tetap menanam.
303.685 Kali dibuka
Memahami Arti Desil yang Menjadi Dasar Pemberian Bansos
74.441 Kali dibuka
Begini Aturan Peminjaman Dana dari Koperasi Merah Putih ke Bank Himbara
59.439 Kali dibuka
Pemerintah Buka 30 Ribu Lowongan Manajer Koperasi Merah Putih, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
58.076 Kali dibuka
Dana Desa 2026: Data, Fakta, dan Aturan Penggunaan yang Sering Tidak Dipahami Warga
49.438 Kali dibuka
Segini Besaran Rata-Rata Dana Desa di Tahun 2026, di Luar Anggaran Pembangunan KDMP
46.241 Kali dibuka
Mengenal Lebih Dekat KH Thoifur Mawardi, Ulama Kharismatik Asal Purworejo yang Meninggal Dunia Sore Ini
45.725 Kali dibuka
Begini Perkiraan Skema Pendanaan Koperasi Merah Putih Setelah Munculnya Inpres Nomor 17 Tahun 2025
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Selamat datang di Desa Krandegan, Desa cerdas yang membangun masa depan. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi kepada masyarakat melalui teknologi dan inovasi.
Identitas Desa :
| Kode Desa | : | 3306082007 |
| Kode Kecamatan | : | 330608 |
| Kode Kabupaten | : | 3306 |
| Kode Provinsi | : | 33 |

Kepala Desa

Sekretaris Kepala Desa

Kaur Tata Usaha dan Umum

Kaur Keuangan

Kasi Pemerintahan

Kasi Kesejahteraan

Kaur Perencanaan

Kadus I

Kadus II

Kadus III

Kadus V

Kadus VI

Kasi Pelayanan

Kadus IV

Kader Digital

Admin Desa
Desa Krandegan
Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo
Laki-laki
Perempuan
TOTAL
Laki-laki : 1474 ORANG
Perempuan : 1528 ORANG
TOTAL : 3002 ORANG
Anggaran Pendapatan Belanja
Lihat Data
OpenSID 2609.0.1-premium - Arunika v2.0